Dicopot dari Ketua PWNU Jatim, KH Marzuqi Mustamar buka suara
Polemik pencopotan Marzuqi Mustamar sebagai ketua PWNU Jawa Timur membuat pimpinan Ponpes Sabillul rosyadz,Gasek, Karang Besuki, Kota Malang, Jawa Timur itu buka suara.
Elshinta.com - Polemik pencopotan Marzuqi Mustamar sebagai ketua PWNU Jawa Timur membuat pimpinan Ponpes Sabillul rosyadz,Gasek, Karang Besuki, Kota Malang, Jawa Timur itu buka suara.
“Kami menerima dengan legowo, ikhlas tanpa ngresulo dan kami terima dengan ridho dan di NU ada tanfidziah ada syuriah ada santri ada kiai, tentu secara kepesantrean dan kepondokan kami menghormati," ujarnya saat ditemui di Ponpes Sabillul Rosyadz, Gasek, Karang Besuki seperti dilaporkan Kontributor Elshinta, El Aris, Sabtu (30/12).
Ditambahkan Kiai Marzuqi di dalam surat tersebut juga disebut memberhentikan saudara dengan terima kasih.
“Ini bukan pemberhentian dengan tidak dengan hormat artinya masih pemberhentian biasa maka jika masyarakat menghendaki sebagai ketua MWC maka tidak perlu surat rehabilitasi,” ungkapnya.
Disinggung soal alasan pemberhentian dirinya sebagai Ketua PWNU dirinya mengaku tidak tahu.
Yang menjadi pertanyaan dirinya adalah adanya kalimat dalam surat tersebut yang berbunyi berdasarkan usulan jajaran syuriah Jawa Timur.
“Tidak disebutkan usulan atau kesalahan apa kalau ada yang salah maka kami berbenah tapi saya tidak tahu pokoknya atas usulan syuriah Jawa Timur. Dan saya berharap cara seperti ini hanya untuk dirinya saja jangan sampai menimpa orang lain .Kalau menimpa orang lain dipanggil dan tabayyun tidak seperti ini kasihan kalau di NU yang sangat potensial malah hilang karena kalau ada laporan tanpa di tabayyun dan sekalilagi saya tidak tau alasan dan kesalahan apa sehingga syuriah mengusulkan diberhentikan," jelasnya.
Dipaparkan KH.Marzuqi Mustamar soal dunia perpolitikan seperti saat ini, dirinya masih memegang komitmen sesuai yang diinstruksinya oleh PBNU baik itu Pilpres maupun pemilu .
“Sejak ada penetapan Pilpres ceramah saya di depan publik tidak mengarahkan, karena PBNU menginstruksikan netral intruksi itu yang kami pegang, perkara ada satu-dua orang PBNU ke sana jangan kami dipaksa ke sana harapan kami pasca Pilpres agar NU bisa diterima di mana-mana," tandasnya.